Matius 5 : 1-12
| 1 | Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. |
| 2 | Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: |
| 3 | "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. |
| 4 | Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. |
| 5 | Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. |
| 6 | Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. |
| 7 | Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. |
| 8 | Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. |
| 9 | Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. |
| 10 | Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. |
| 11 | Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. |
| 12 | Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." |
Bertepatan dengan hari ini tanggal 1 November'26, Gereja Katolik merayakan Hari Orang Kudus.
Apa itu Orang Kudus ?
Santa dan Santo adalah orang-orang suci atau kudus. Mereka
adalah orang-orang yang selama hidupnya selalu melakukan kehendak Tuhan,
berani menjadi saksi kebenaran, berkata jujur dan selalu berbuat baik.
Adik-adik, apakah kalian ingin menjadi santo dan santa? Apakah kalian ingin
mendapatkan kebahagiaan dan kemuliaan yang diberikan kepada orang-orang
kudus? Ya, semua pasti mau.
Apakah kita bisa mendapatkannya?
Ya, tentu kita semua bisa mendapatkannya, asal kita
memenuhi syarat untuk itu. Nah, syaratnya apa saja? Apakah kalian
mengetahuinya?
Ya, syaratnya adalah rajin berdoa, baca Kitab Suci, selalu jujur, tidak bohong, patuh
kepada orang tua dan guru, menghormati orang yang lebih tua, tidak iri, tidak
dendam, mengampuni, tidak menyontek, tidak mencuri, tidak memfitnah, tidak
pukul teman, mau menolong orang yang kesusahan, memberi kepada yang tidak
mampu, dll… Mungkin dengan menjalankan hal itu, kita akan menghadapi banyak
tantangan, aniaya, cemooh dari orang-orang di sekitar kita, tetapi bila kita bertahan sampai akhir,
kita akan memperoleh kebahagiaan dan kemuliaan itu. Itulah upah dari apa yang
kita kurbankan di dunia. ( Liat Injil Matius 5 : 10 )
NEXT TOPICS :
Doa Katolik yang tidak Katolik
Eksorsisme
Mujizat Ekaristi
Fenshui menurut sudut pandang Katolik
Ziarek BIA-BIR Sta. Monica